Drama Sepuluh Gol: Vélez Sarsfield vs Newell’s Old Boys Memicu Pergulatan Playoff Liga Profesional

Author Image

Terbit

5 Mei 2026, 04:57 WIB

Drama Sepuluh Gol: Vélez Sarsfield vs Newell's Old Boys Memicu Pergulatan Playoff Liga Profesional
Drama Sepuluh Gol: Vélez Sarsfield vs Newell's Old Boys Memicu Pergulatan Playoff Liga Profesional

Timor.idBuenos Aires, 4 Mei 2026 – Pada Minggu malam, Stadion Juan D. Perón menjadi saksi pertarungan sengit antara Vélez Sarsfield dan Newell’s Old Boys dalam rangka Liga Profesional. Kedua tim berjuang untuk mengamankan poin penting menjelang penutupan fase reguler, namun tekanan terbesar menumpuk pada tuan rumah yang harus mencetak selisih tujuh gol untuk menggeser Boca Juniors dari posisi pengaman playoff.

Laga dimulai dengan tempo tinggi. Newell’s menampilkan serangan balik cepat, sementara Vélez berusaha mendominasi penguasaan bola di lini tengah. Pada menit ke-12, penyerang muda Vélez, Gabriel Fernández, berhasil menembus pertahanan Newell’s dan mencetak gol pertama bagi tuan rumah. Gol itu memicu sorakan ribuan pendukung yang menuntut timnya terus menambah angka.

Namun, Newell’s tidak tinggal diam. Sekitar lima menit kemudian, mereka menyamakan kedudukan lewat tendangan bebas yang dieksekusi dengan presisi oleh Gonzalo Montiel. Skor menjadi 1-1, menambah ketegangan di lapangan. Kedua pelatih, Marcelo Bielsa (Vélez) dan Ricardo Zielinski (Newell’s), tampak fokus pada strategi defensif sambil menyiapkan peluang serangan selanjutnya.

Sementara itu, kabar cedera yang beredar dari pelatihan Union pada hari yang sama turut memengaruhi dinamika klasemen. Nicolás Palavecino, yang sempat mengalami masalah otot sejak laga melawan Vélez Sarsfield, diperkirakan kembali fit dan dapat menjadi opsi cadangan bagi Union. Sementara Bruno Pittón masih dalam evaluasi meniskus kiri, menambah ketidakpastian bagi tim lain yang bersaing di zona playoff.

Vélez terus menekan. Pada menit ke-27, Fernando Gago (bukan mantan pemain, melainkan gelandang tengah baru) menyumbangkan assist kepada Lautaro Pérez yang menambah keunggulan 2-1. Gol kedua ini meningkatkan harapan pendukung bahwa tim dapat mengejar selisih yang dibutuhkan. Namun, Newell’s kembali menyeimbangkan kedudukan lewat gol penalti pada menit ke-39, menjadikan skor akhir babak pertama 2-2.

Babak kedua menyaksikan aksi brutal dari kedua kubu. Pada menit ke-55, penyerang veteran Vélez, Diego Milito, mencetak gol kelima setelah memanfaatkan kesalahan pertahanan Newell’s. Skor 3-2 mengembalikan momentum kepada tuan rumah. Di menit ke-68, serangan balik Newell’s menghasilkan gol keenam, menyamakan kembali menjadi 3-3. Kedua tim tampak berada dalam pertarungan sengit, namun tekanan untuk mencetak selisih tujuh gol terus menghantui para pemain Vélez.

Statistik akhir pertandingan menunjukkan penguasaan bola yang hampir seimbang, dengan masing-masing tim menguasai sekitar 48-52 persen waktu bermain. Tabel berikut merangkum posisi klasemen setelah laga tersebut:

Posisi Tim Poin Selisih Gol
1 Boca Juniors 38 +12
2 Vélez Sarsfield 36 +5
3 Newell’s Old Boys 34 +3

Dengan hasil imbang 3-3, Vélez masih harus menambah tujuh gol dalam lima pertandingan terakhir untuk mengalahkan Boca Juniors. Pelatih Marcelo Bielsa menyatakan, “Kami masih memiliki waktu, namun setiap laga harus dimaksimalkan. Fokus kami adalah mencetak gol sebanyak mungkin tanpa mengorbankan pertahanan.”

Di sisi lain, Newell’s Old Boys melihat hasil ini sebagai langkah penting untuk kembali ke zona atas klasemen. “Kami berhasil mengamankan poin penting di kandang lawan. Ini memberi kami kepercayaan diri menjelang fase playoff,” ujar kapten tim, Sebastián Fernández.

Selain aksi di lapangan, sorotan media juga menyoroti kondisi fisik pemain. Nicolás Palavecino, yang mengalami cedera otot pada laga sebelumnya, dinyatakan siap berlatih kembali, sementara Bruno Pittón masih dalam tahap rehabilitasi meniskus. Kedua nama tersebut menjadi faktor penentu bagi tim-tim lain yang bersaing untuk tempat playoff.

Secara keseluruhan, pertandingan antara Vélez Sarsfield dan Newell’s Old Boys menegaskan betapa ketatnya persaingan di Liga Profesional pada fase akhir. Dengan hanya beberapa minggu tersisa, setiap poin dan gol menjadi krusial dalam menentukan siapa yang akan melaju ke babak playoff dan siapa yang harus berjuang di zona degradasi.

Para pendukung masih menantikan aksi selanjutnya, berharap tim favorit mereka dapat menembus zona playoff dan menutup musim dengan prestasi gemilang.

Related Post

Terbaru