Persebaya Rekor Empat Besar: Tavares Puji Kerja Keras Tim

Author Image

Terbit

24 Mei 2026, 23:01 WIB

Persebaya Rekor Empat Besar: Tavares Puji Kerja Keras Tim
Persebaya Rekor Empat Besar: Tavares Puji Kerja Keras Tim

Persebaya Finish Empat Besar dan Ukir Rekor, Bernardo Tavares: Ini Berkat Kerja Keras Semuanya

Timor.id, 24 Mei 2026 – Persebaya Surabaya menutup musim Super League 2025/2026 dengan catatan manis. Persebaya Finish Empat Besar dan Ukir Rekor, Bernardo Tavares: Ini Berkat Kerja Keras Semuanya menjadi judul utama di media setelah tim mengalahkan Persik Kediri 5-0 di Stadion Gelora Bung Tomo pada Sabtu (23/5). Kemenangan telak itu tidak hanya mengamankan posisi empat besar, tetapi juga menorehkan rekor enam pertandingan beruntun tanpa kebobolan.

Rekor pertahanan yang belum pernah tercapai

Sejak akhir Mei, Persebaya mencatatkan clean sheet selama enam laga berturut‑turut, sebuah prestasi yang menurut pelatih asal Portugal, Bernardo Tavares, belum pernah terjadi dalam sejarah klub. “Meraih clean sheet menunjukkan hasil kerja keras seluruh tim. Dalam sejarah Persebaya, saya tidak ingat pernah ada catatan enam pertandingan berturut‑turut tanpa kebobolan,” ujar Tavares dalam konferensi pers pasca pertandingan.

Kontribusi seluruh skuad

Bek asing Risto Mitrevski menambahkan, “Ini adalah kerja keras seluruh tim, mulai dari penyerang hingga pemain pengganti. Kami memikul tanggung jawab tersebut dan pada akhirnya kami telah menjalani musim yang hebat.” Peran lini tengah, sayap, hingga kiper semuanya berkontribusi pada catatan pertahanan yang impresif.

Perbandingan dengan musim sebelumnya

  • Musim 2024/2025: 56 poin, finis di luar empat besar.
  • Musim 2025/2026: 58 poin, finis empat besar dan mencetak 22 gol di 6 laga terakhir tanpa kebobolan.

Bernardo Tavares, yang bergabung pada Januari, berhasil meningkatkan poin tim menjadi 58, dua poin lebih tinggi dibandingkan musim sebelumnya di bawah asuhan Paul Munster. Kenaikan ini mencerminkan strategi taktik yang lebih disiplin serta motivasi tinggi di antara pemain.

Pesan Tavares menjelang peringatan 100 tahun Persebaya

Menatap musim depan yang bertepatan dengan Hari Jadi ke‑100 Persebaya, Tavares menekankan pentingnya tetap membumi. “Persebaya sejak tahun 2004 tidak memenangkan gelar apa‑apa. Jadi kita harus rendah hati. Jangan beri tekanan berlebihan pada pemain. Biarkan kami bekerja,” tegasnya.

Selain pujian kepada suporter Bonek dan Bonita yang memadati stadion, pelatih juga mengingatkan agar suporter tidak menyalakan flare yang dapat membahayakan keamanan stadion.

Kesimpulan

Dengan pencapaian empat besar dan rekor defensif yang belum pernah ada, Persebaya menunjukkan bahwa kerja keras kolektif dapat mengubah nasib klub. Persebaya Finish Empat Besar dan Ukir Rekor, Bernardo Tavares: Ini Berkat Kerja Keras Semuanya menjadi mantra yang menggema di kalangan pendukung, menegaskan bahwa keberhasilan bukanlah hasil kebetulan, melainkan hasil dedikasi seluruh elemen tim. Musim depan menanti, dan harapan akan gelar pertama dalam seratus tahun sejarah klub kini terasa lebih realistis.

Related Post

Terbaru