Timor.id – Arsenal kembali menjadi sorotan utama di panggung sepak bola Eropa setelah mengalahkan Atletico Madrid 1-0 pada leg kedua semifinal Liga Champions 2025/2026. Di balik kemenangan penting itu, nama Myles Lewis-Skelly muncul sebagai salah satu pemain kunci yang mengubah narasi transfer dan posisi tim.
Musim ini, Myles Lewis-Skelly sempat berada di pinggiran skuad. Setelah penampilan gemilang pada musim 2024/2025 sebagai bek kiri utama, ia hanya mendapatkan 16 penampilan di Liga Premier dan dua kali menjadi starter pada awal kampanye 2025/2026. Persaingan dengan Riccardo Calafiori dan Piero Hincapie membuatnya kehilangan tempat di XI awal, bahkan sempat terancam kehilangan panggilan ke Timnas Inggris dan peluang berangkat ke Piala Dunia.
Spekulasi mengenai kepindahan ke Everton mulai mengemuka pada akhir 2025. Klub Toffees dilaporkan menyiapkan dana signifikan untuk menggaet Myles Lewis-Skelly, mengingat kebutuhan mereka untuk menambah kedalaman pada sisi sayap dan lini tengah. Namun, kontrak pemain yang berakhir pada 2030 membuat Arsenal menilai kembali nilai jualnya. Laporan eksklusif pada bulan Maret 2026 menyebutkan bahwa pemain muda ini dapat mengajukan permintaan pindah bila tidak diberi kesempatan bermain yang memadai.
Baca Juga:
Keputusan penting datang pada pertandingan semifinal melawan Atletico Madrid di Emirates Stadium. Arteta menempatkan Myles Lewis-Skelly di lini tengah, memberikan kebebasan untuk berkontribusi baik dalam pertahanan maupun serangan. Penampilan 90 menit penuh menghasilkan rating 8/10 dari Football.london, dengan pujian atas kemampuannya menguasai bola di zona tengah, menciptakan peluang lintas, dan berani masuk ke dalam kotak penalti lawan.
Setelah laga tersebut, Arteta secara terbuka memuji dedikasi pemain muda itu, menyatakan bahwa kerja keras dan konsistensi Myles Lewis-Skelly akhirnya membuahkan kepercayaan untuk bermain di panggung terbesar. “Dia selalu mengetuk pintu, menunggu kesempatan, dan saya rasa dia pantas mendapatkan peran lebih besar,” kata sang pelatih.
Pengakuan tersebut secara otomatis menurunkan kemungkinan transfer ke Everton. Meskipun Everton masih berada dalam proses memperkuat skuad, keberhasilan Myles Lewis-Skelly di semifinal menandakan Arsenal tidak akan mudah melepas aset berharga ini. Pendeknya, spekulasi yang sempat memanas kini tampak surut, sekaligus memberi harapan bagi suporter Gunners bahwa pemain muda tersebut akan menjadi bagian penting dalam rencana jangka panjang klub.
Selain kontribusi di Liga Champions, Myles Lewis-Skelly juga mencuri perhatian dalam perayaan kemenangan di ajang kompetisi tersebut. Foto-foto di media sosial menampilkan dirinya bersama rekan satu tim, mengekspresikan kebahagiaan dengan gaya yang menginspirasi banyak penggemar muda. Perayaan tersebut menegaskan peran emosional pemain dalam membangun ikatan dengan basis pendukung.
Di sisi lain, Everton tidak menyerah begitu saja. Klub tersebut tetap menyoroti kebutuhan akan pemain serba bisa yang dapat mengisi berbagai posisi, termasuk peran yang dapat diemban oleh Myles Lewis-Skelly. Namun, dengan penampilan konsisten di Emirates, pemain tersebut kini memiliki nilai tawar yang lebih tinggi, menjadikan proses negosiasi semakin rumit.
Melihat ke depan, Arsenal harus memutuskan apakah akan memperpanjang peran Myles Lewis-Skelly di tim utama atau membuka peluang rotasi yang lebih luas. Sementara itu, Everton harus mengevaluasi alternatif lain untuk mengisi kekosongan di sayap kiri dan lini tengah, mengingat persaingan internal di Arsenal semakin ketat.
Secara keseluruhan, kisah Myles Lewis-Skelly pada musim 2025/2026 mencerminkan dinamika dunia sepak bola modern: performa di lapangan dapat dengan cepat mengubah spekulasi transfer, menambah nilai pemain, dan memengaruhi strategi klub. Arsenal kini memiliki aset muda yang terbukti mampu tampil di level tertinggi, sementara Everton harus menyesuaikan strategi mereka di pasar transfer.
Dengan Arsenal melaju ke final Liga Champions melawan kandidat kuat seperti Bayern Munchen atau PSG, peran Myles Lewis-Skelly diprediksi akan menjadi sorotan utama. Jika ia terus menunjukkan kualitas di lini tengah, nama dan nilai pasarnya akan melambung, membuat keputusan klub menjadi semakin penting bagi masa depan kariernya.




