Timor.id – Garuda Muda siap melanjutkan perjuangan di Piala AFC U-17 Asian Cup 2026 setelah menutup laga pembuka melawan China U-17 dengan kemenangan tipis 1-0. Pertandingan selanjutnya melawan Qatar U-17 dijadwalkan pada 9 Mei 2026, dan menjadi momen krusial untuk mengamankan poin tambahan dalam Grup B yang juga berisi Jepang.
Turnamen ini berlangsung di Arab Saudi, tepatnya di kompleks King Abdullah Sports City, Jeddah. Semua laga grup dijadwalkan antara 5 Mei hingga 12 Mei 2026, dengan format satu tim teratas dua besar melaju ke perempat final. Indonesia menempati posisi kedua setelah mengalahkan China, sehingga pertandingan melawan Qatar menjadi penentu akhir klasemen grup.
| Tanggal | Waktu WIB | Lawannya | Lokasi | Siaran |
|---|---|---|---|---|
| 5 Mei 2026 | 23:30 | China U-17 | King Abdullah Sports City Training Stadium, Jeddah | RCTI & Vision+ |
| 9 Mei 2026 | 23:30 | Qatar U-17 | King Abdullah Sports City Training Stadium, Jeddah | RCTI & Vision+ |
| 12 Mei 2026 | 23:00 | Jepang U-17 | King Abdullah Sports City Training Stadium, Jeddah | RCTI & Vision+ |
Untuk para penggemar di Indonesia, kedua laga tersebut dapat disaksikan secara siaran langsung di RCTI serta melalui layanan live streaming Vision+. Karena perbedaan zona waktu, pertandingan akan dimulai pada larut malam WIB, sehingga penonton perlu menyiapkan diri untuk menonton hingga dini hari.
Baca Juga:
Pelatih Kurniawan Dwi Yulianto menilai kemenangan atas China sebagai dorongan moral yang penting. “Kami bermain dengan disiplin, memanfaatkan kecepatan pemain sayap, dan menjaga pertahanan dengan rapi,” ujarnya dalam konferensi pers pasca laga. Namun, ia menekankan bahwa Qatar memiliki gaya permainan teknis yang berbeda, sehingga persiapan taktik harus lebih matang.
Analisis taktik menunjukkan bahwa Indonesia akan mengandalkan formasi 4‑3‑3, dengan dua sayap cepat untuk menekan lini pertahanan Qatar. Pemain kunci seperti Keanu Senjaya (penyerang) dan Putu Ekayana (gelandang serang) diharapkan menjadi penentu dalam transisi cepat. Sementara lini belakang akan dipimpin oleh kapten tim, yang memiliki pengalaman di level U-20.
Selain aspek teknis, dukungan publik juga menjadi faktor penting. Media sosial menyiapkan hashtag resmi #GarudaMudaU17 untuk mempermudah interaksi fans selama pertandingan. Penggemar yang tidak memiliki akses TV dapat mengandalkan layanan streaming Vision+, yang menyediakan kualitas HD dan komentar Bahasa Indonesia.
Jika Indonesia berhasil mengumpulkan tiga poin dari dua laga pertama, peluang melaju ke fase knockout akan sangat besar, mengingat Jepang diperkirakan menjadi tim terkuat di grup. Namun, kegagalan mengamankan hasil melawan Qatar dapat menurunkan moral dan menambah beban pada laga terakhir melawan Jepang.
Secara keseluruhan, Jadwal AFC U-17 ini tidak hanya menampilkan kompetisi sepak bola muda, tetapi juga menjadi ajang pembuktian bagi generasi penerus Garuda. Penonton di rumah dapat menikmati aksi melalui RCTI atau Vision+, sementara tim berusaha menorehkan prestasi yang dapat menginspirasi generasi berikutnya.




