Dewa United Terpuruk di Semifinal BCL Asia-East 2026, Kini Berjuang Raih Tempat Ketiga

Author Image

Terbit

24 Mei 2026, 05:48 WIB

Dewa United Terpuruk di Semifinal BCL Asia-East 2026, Kini Berjuang Raih Tempat Ketiga
Dewa United Terpuruk di Semifinal BCL Asia-East 2026, Kini Berjuang Raih Tempat Ketiga

Timor.id, 24 Mei 2026 – Hasil BCL Asia-East 2026: Dijegal Wakil Taiwan, Dewa United Banten Berebut Tempat Ketiga menjadi sorotan utama pada fase semifinal turnamen yang digelar di Larkin Indoor Stadium, Johor Bahru, Malaysia, Sabtu (23/5). Tim anak asuh Agusti Julbe, yang dikenal sebagai Anak Dewa, harus menelan kekalahan 86-100 dari Taoyuan Pauian Pilots, wakil Taiwan, sehingga peluang mereka untuk melaju ke final terhenti.

Semifinal yang Menentukan

Pertandingan dimulai dengan tempo tinggi. Kuarter pertama berakhir dengan skor ketat 32-35, menempatkan Dewa United sedikit tertinggal. Memanfaatkan momentum kuarter kedua, Dewa United meningkatkan agresivitas serangan dan menumpuk 31 poin, sementara Pilots hanya menambah 23 poin, menghasilkan keunggulan 63-58 pada jeda. Namun, kuarter ketiga menjadi titik balik; Dewa United hanya mampu menambah 12 poin dan tertinggal 75-81. Kuarter keempat memperlihatkan dominasi Pilots yang mengakhiri laga dengan selisih 14 poin, menegaskan kembali Hasil BCL Asia-East 2026: Dijegal Wakil Taiwan, Dewa United Banten Berebut Tempat Ketiga.

Statistik Kunci

  • Troy Gillenwater memimpin pencetak poin Dewa United dengan 33 poin, 7 rebound, dan 2 assist.
  • Josh Ibarra mencatat double‑double (12 poin, 15 rebound).
  • Taoyuan Pauian Pilots menampilkan permainan kolektif yang lebih tenang, menutup pertandingan dengan 100 poin.
  • Dewa United mencatat total tembakan tiga angka 28% dibanding 38% Pilots.
  • Kesalahan turnover Dewa United meningkat menjadi 14 kali pada kuarter keempat.

Peluang Tempat Ketiga

Kekalahan semifinal memaksa Dewa United Banten untuk bersaing dalam laga perebutan tempat ketiga melawan Chinggis Broncos dari Mongolia pada Minggu (24/5). Kedua tim sama-sama bertekad mengakhiri turnamen dengan posisi podium, meski masing‑masing menyesal tidak melaju ke final. Bagi Dewa United, pertandingan ini menjadi ajang pembuktian strategi Agusti Julbe, khususnya dalam mengoptimalkan peran interior seperti Ibarra dan meningkatkan akurasi tembakan luar.

Pelatih Julbe mengakui bahwa tim perlu memperbaiki transisi pertahanan dan mengurangi turnover. “Kami akan memanfaatkan waktu istirahat untuk meninjau video, memperbaiki eksekusi set‑play, dan menyiapkan mental untuk laga penentuan,” ujarnya dalam konferensi pers sesaat setelah pertandingan.

Jika Dewa United berhasil mengamankan tempat ketiga, mereka tidak hanya menambah prestasi internasional, tetapi juga meningkatkan profil basket Indonesia di kancah Asia. Sebaliknya, kegagalan akan menimbulkan pertanyaan mengenai kesiapan tim dalam kompetisi tingkat tinggi.

Dengan dukungan suporter yang tetap setia, Dewa United Banten siap menampilkan permainan agresif pada laga penentuan. Hasil BCL Asia-East 2026: Dijegal Wakil Taiwan, Dewa United Banten Berebut Tempat Ketiga kini menjadi narasi utama, menandai babak penting dalam perjalanan basket Indonesia di panggung internasional.

Related Post

Terbaru