Timor.id – Timnas Indonesia U-17 kembali menyiapkan diri untuk menorehkan prestasi di Piala Asia U-17 2026 yang akan digelar di Arab Saudi. Di bawah asuhan Kurniawan Dwi Yulianto, skuad Garuda Muda dijadwalkan membuka fase grup pada Selasa, 5 Mei 2026 melawan tim kuat China U-17. Pertandingan pertama ini menjadi ujian penting setelah tim gagal melaju ke semifinal Piala AFF U-17 2026 dan harus melakukan introspeksi menyeluruh.
Undian grup yang berlangsung di Kuala Lumpur pada 12 Februari 2026 menempatkan Indonesia di Grup B bersama tiga negara dengan tradisi sepak bola muda yang kuat: China, Jepang, dan Qatar. Dengan format empat tim per grup, hanya dua tim teratas yang melaju ke perempat final, sehingga setiap laga menjadi krusial.
Berikut adalah jadwal lengkap Timnas Indonesia U-17 di Piala Asia 2026:
Baca Juga:
| Tanggal | Waktu (WIB) | Lawan | Venue | Siaran |
|---|---|---|---|---|
| 5 Mei 2026 | 23.30 | China U-17 | King Abdullah Sports City Training Stadium, Jeddah (Pitch A) | RCTI & Vision+ |
| 9 Mei 2026 | 23.30 | Qatar U-17 | King Abdullah Sports City Training Stadium, Jeddah (Pitch B) | RCTI & Vision+ |
| 12 Mei 2026 | 23.30 | Jepang U-17 | King Abdullah Sports City Training Stadium, Jeddah (Pitch C) | RCTI & Vision+ |
Jadwal di atas menegaskan betapa padatnya agenda Garuda Muda dalam seminggu pertama turnamen. Setelah laga pembuka melawan China, skuad harus langsung beralih menyiapkan taktik menghadapi Qatar yang mengandalkan serangan cepat, kemudian menutup fase grup melawan Jepang, tim yang dikenal dengan disiplin teknis.
Kurniawan menekankan pentingnya pemulihan fisik dan mental. “Kami telah belajar dari kekalahan di Piala AFF, terutama tentang pentingnya hidrasi dan adaptasi iklim panas,” ujarnya dalam konferensi pers pra-turnamen. Pada fase persiapan, pemain juga menjalani uji coba melawan tim tuan rumah Arab Saudi, yang berakhir dengan kekalahan tipis 1-2, memberi pelajaran taktis tambahan.
Selain aspek taktik, media menyoroti cara menonton pertandingan bagi penggemar di Tanah Air. Seluruh laga grup akan disiarkan secara gratis di RCTI, sementara penonton yang menginginkan kualitas streaming dapat mengakses lewat Vision+ atau RCTI+. Kedua platform menjanjikan siaran tanpa jeda iklan pada jam-jam utama.
Timnas Indonesia U-17 berharap dapat memperbaiki catatan mereka setelah penampilan kurang memuaskan di Piala AFF. Target utama tetap lolos ke perempat final, yang membuka peluang lebih jauh ke Piala Dunia U-17 melalui jalur delapan besar Asia. Keberhasilan di grup B tidak hanya berarti melaju ke fase berikutnya, tetapi juga mengembalikan kepercayaan publik terhadap program pengembangan usia muda.
Para pemain kunci yang diprediksi menjadi penggerak serangan antara lain Dava Yunna Adi Putra, penyerang yang pernah mencetak gol krusial melawan Vietnam, serta gelandang kreatif yang memiliki kemampuan mengatur tempo permainan. Di lini belakang, kapten pertahanan diharapkan menahan serangan cepat China dan Jepang.
Jika Garuda Muda berhasil mengamankan tiga poin melawan China atau setidaknya meraih poin dari Qatar, peluang untuk melaju ke perempat final akan semakin besar. Namun, setiap kesalahan dapat berakibat fatal mengingat kualitas lawan yang tinggi.
Dengan dukungan suporter yang terus mengalir melalui media sosial dan kanal resmi PSSI, Timnas Indonesia U-17 siap menampilkan sepak bola penuh semangat di panggung Asia. Semua mata kini tertuju pada Jeddah, di mana para pemuda berbakat akan berjuang untuk mengukir sejarah baru bagi sepak bola Indonesia.




