Comeback ke Timnas Indonesia, Witan Sulaeman Ingin Unjuk Gigi di Hadapan John Herdman
Timor.id, 19 Mei 2026 – Setelah hampir dua tahun absen, Witan Sulaeman kembali mendapat panggilan ke Timnas Indonesia. Comeback ke Timnas Indonesia, Witan Sulaeman Ingin Unjuk Gigi di Hadapan John Herdman menjadi sorotan utama menjelang pemusatan latihan yang dijadwalkan 26-30 Mei 2026 di Jakarta. Pemain berusia 24 tahun ini berharap dapat menunjukkan kualitas terbaiknya di depan pelatih baru, John Herdman, sekaligus mengukuhkan posisi di skuad utama untuk Piala AFF 2026.
Latar Belakang Pemanggilan
Witan Sulaeman terpilih bersama tiga rekan satu klub Persija Jakarta—Fajar Fathurrahman, Shayne Pattynama, dan Eksel Runtukahu—menjadi bagian dari empat pemain yang masuk dalam daftar pemusatan latihan Timnas. Pemanggilan ini tidak lepas dari performa konsisten Witan di Liga Indonesia, meskipun mayoritas penampilannya masih sebagai pemain pengganti. Dalam 18 laga Liga 1 musim ini, ia mencatat satu gol dan empat assist, termasuk assist krusial kepada Gustavo Almeida pada kemenangan 3-1 melawan Persik Kediri.
Harapan di Bawah Asuhan John Herdman
John Herdman, yang baru diangkat sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia, tengah merancang kerangka tim yang kompetitif untuk tantangan Piala Asia 2027 dan AFF 2026. Comeback ke Timnas Indonesia, Witan Sulaeman Ingin Unjuk Gigi di Hadapan John Herdman menjadi bagian penting dalam narasi tersebut. Witan mengaku, “Saya sangat bersyukur dapat dipanggil lagi. Ini menjadi motivasi ekstra untuk bekerja keras dan membuktikan kemampuan saya di depan pelatih yang baru.”
Baca Juga:
Statistik dan Kontribusi di Persija
- Penampilan: 18 laga Liga 1
- Gol: 1
- Assist: 4
- Assist kunci: Gustavo Almeida vs Persik Kediri
Statistik tersebut mencerminkan peran penting Witan meski tidak selalu menjadi starter. Kualitasnya sebagai winger cepat dan kemampuan dribbling menjadi nilai tambah bagi skuad nasional yang memerlukan variasi serangan.
Pemusatan Latihan: Persiapan Menuju AFF 2026
Pemusatan latihan yang berlangsung selama lima hari di Jakarta akan menjadi ajang evaluasi bagi pelatih Herdman. Selama periode tersebut, para pemain diharapkan menunjukkan kebugaran, taktik, serta chemistry antar lini. Witan berencana memanfaatkan kesempatan ini untuk meningkatkan intensitas latihan, mengasah kemampuan off‑the‑ball, serta memperkuat kerja sama dengan rekan setim seperti Egy Maulana Vikri dan Rizky Pellu.
Visi Jangka Panjang dan Potensi Naturalitas
Selain fokus pada AFF 2026, Timnas Indonesia sedang menyiapkan skuad untuk Piala Asia 2027. Dua dari lima calon pemain naturalisasi terbaru telah diumumkan, menambah persaingan di posisi depan. Dalam konteks ini, Comeback ke Timnas Indonesia, Witan Sulaeman Ingin Unjuk Gigi di Hadapan John Herdman menjadi sinyal bahwa pemain domestik masih memiliki peluang besar untuk bersaing dengan naturalisasi.
Kesimpulan
Witan Sulaeman kini berada pada titik krusial dalam karier internasionalnya. Dengan pemusatan latihan mendekat, ia memiliki peluang emas untuk memperkuat posisinya di Timnas Indonesia dan membuktikan bahwa pemanggilan kembali bukan sekadar formalitas. Jika Witan dapat menyalurkan energi dan kreativitasnya seperti yang ditunjukkan di Persija, ia berpotensi menjadi salah satu pilar serangan Timnas menjelang AFF 2026 dan Piala Asia 2027 di bawah asuhan John Herdman.




