Timor.id – Vélez Sarsfield kembali menjadi sorotan pada pekan ini setelah menorehkan dua hasil imbang 2-2 dalam kompetisi Apertura. Pertandingan pertama melawan Unión de Santa Fe di Stadion José Amalfitani, Liniers, berakhir dengan skor sama setelah kedua tim saling menukar gol. Beberapa hari kemudian, Vélez kembali bertemu Huracán dalam laga tandang yang juga berakhir 2-2. Kedua hasil tersebut menempatkan klub asal Buenos Aires pada posisi ketiga Grup A, menambah tekanan untuk mengamankan tiket ke fase berikutnya.
Pertandingan melawan Unión dimulai dengan tempo tinggi. Tim asuhannya menurunkan susunan pemain yang diisi oleh Montero sebagai kiper, empat bek berpengalaman García, Mammana, Quirós, dan Gómez, serta gelandang kreatif seperti Robertone, Pellegrini, dan Valdés. Di lini serang, Florián Monzón dan Lautaro Monzón menjadi ancaman utama. Pada menit ke-15, Monzón membuka keunggulan Vélez setelah memanfaatkan serangan lepas dari sisi kiri, menembakkan bola ke gawang dan menjadikan skor 1-0.
Tanggapan Unión tak lama berselang. Julián Palacios, yang mengeksekusi umpan dari Nicolas Palavecino, berhasil menyeimbangkan kedudukan pada menit ke-27. Kedua tim terus menekan, namun tak ada yang mampu menambah gol hingga babak pertama berakhir dengan angka 1-1.
Baca Juga:
Di babak kedua, pelatih Vélez melakukan pergantian strategis dengan menurunkan Agustín Colazo, sementara Brahian Cuello digantikan. Tekanan kembali meningkat ketika Monzón memanfaatkan kesempatan dari titik penalti pada menit ke-68, mengubah skor menjadi 2-1 untuk Vélez. Namun, Unión kembali menekan dan berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-78 melalui gol balasan, mengakhiri laga dengan hasil imbang 2-2.
Sementara itu, pertandingan melawan Huracán berlangsung di luar negeri. Huracán membuka keunggulan lewat gol Facundo Waller pada menit pertama, memanfaatkan bola longgar untuk mengirimkan tembakan ke sudut jauh gawang. Argentinos Juniors berhasil menyamakan kedudukan melalui Tomas Molina, yang menanduk bola hasil umpan diagonal Sebastian Prieto. Pada menit ke-61, Ivan Morales menambah keunggulan Argentinos, namun tidak memengaruhi hasil akhir Vélez yang berakhir 2-2 setelah gol balasan tim tuan rumah di babak kedua.
Kedua hasil imbang tersebut memberikan dampak signifikan pada klasemen. Vélez kini berada di peringkat ketiga Grup A dengan selisih tujuh poin dari pemimpin grup, sementara Unión menempati posisi kedelapan, terjepit di zona yang masih memungkinkan mereka bersaing untuk lolos. Pada Grup B, Argentinos Juniors menempati posisi ketiga dengan 29 poin, berada empat poin di belakang pemimpin Independiente Rivadavia.
Penampilan individual juga menarik perhatian. Florián Monzón menunjukkan kualitasnya dengan dua gol dan satu penalti, menjadi pencetak gol terbanyak bagi Vélez dalam dua pertandingan terakhir. Di sisi lain, pertahanan Vélez masih menunjukkan kerentanan, terutama dalam menghadapi serangan balik cepat seperti yang ditunjukkan Huracán. Pelatih Vélez diharapkan akan mengevaluasi taktik bertahan dan memperkuat lini tengah untuk mengurangi celah yang dimanfaatkan lawan.
Ke depannya, Vélez Sarsfield akan menjadwalkan pertemuan penting melawan tim-tim papan atas lainnya di grup. Jika mereka dapat mengubah hasil imbang menjadi kemenangan, peluang untuk melaju ke fase knockout akan semakin besar. Namun, kegagalan untuk meraih tiga poin dalam pertandingan berikutnya dapat menempatkan mereka dalam persaingan ketat dengan rival terdekat.
Secara keseluruhan, dua hasil imbang ini mencerminkan konsistensi namun juga menyoroti kebutuhan akan peningkatan pada aspek pertahanan dan penyelesaian akhir. Pendukung klub tentu berharap agar tim dapat memanfaatkan potensi ofensif yang ada dan mengubahnya menjadi kemenangan penting dalam sisa fase grup Apertura.




