Timor.id – Pengundian grup Piala Asia 2027 yang dijadwalkan pada 9 Mei mendatang di Diriyah, Arab Saudi, menjadi sorotan utama bagi pecinta sepak bola Asia. Khususnya, media Vietnam menyoroti potensi ancaman yang datang dari tim yang berada di Pot 4, yaitu Timnas Indonesia. Dengan peringkat FIFA 122, Garuda menempati posisi terendah di antara 24 tim yang akan bersaing, namun kualitas pemain naturalisasi serta strategi asuhan John Herdman menjadikan mereka tim yang tidak boleh diremehkan.
Menurut analisis Dan Viet, portal berita terkemuka di Vietnam, kebangkitan Timnas Indonesia belakangan ini didorong oleh kehadiran beberapa pemain naturalisasi berkualitas yang telah menambah kedalaman skuad. “Potensi bahaya tidak hanya datang dari atas, tetapi juga mengintai dari tim unggulan keempat,” tulis Dan Viet. Penulis menegaskan bahwa Indonesia memiliki kemampuan untuk mengejutkan tim-tim kuat di Pot 3, termasuk rival regional seperti Thailand dan Vietnam sendiri, yang berada di peringkat lebih tinggi.
Berikut adalah susunan pot yang dirilis oleh AFC berdasarkan peringkat FIFA terbaru:
Baca Juga:
- Pot 1: Arab Saudi (tuan rumah), Jepang, Korea Selatan, Iran.
- Pot 2: Qatar (juara bertahan), Irak, Yordania, Uni Emirat Arab, Oman, Suriah.
- Pot 3: Vietnam, Thailand, serta tim‑tim lain dengan peringkat di bawah 100.
- Pot 4: Timnas Indonesia, Singapura, Kuwait, Kirgistan, Korea Utara, Lebanon/Yaman (pemenang kualifikasi).
Media Vietnam mengkhawatirkan skenario “grup neraka” bagi tim asuhannya jika undian menempatkan mereka bersama tim‑tim raksasa Asia serta Indonesia. “Jika undian menempatkan Timnas Vietnam dalam grup bersama Jepang (Pot 1), Irak (Pot 2), dan Indonesia (Pot 4), itu benar‑benar akan menjadi grup maut bagi tim asuhan pelatih Kim Sang‑sik,” pungkas laporan tersebut.
Di sisi lain, pihak Indonesia menyambut baik peluang tersebut. John Herdman, pelatih Timnas Indonesia, menegaskan bahwa fokus utama skuad adalah memanfaatkan setiap kesempatan untuk mengumpulkan poin, terutama melawan tim‑tim kuat. “Kami tidak menganggap diri kami sebagai tim kecil lagi. Pemain naturalisasi dan generasi muda yang berkembang memberi kami kepercayaan diri untuk bersaing di level tertinggi,” ujar Herdman dalam konferensi pers pra‑drawing.
Sejumlah pakar sepak bola Indonesia menilai bahwa keberhasilan Indonesia di ajang sebelumnya, termasuk lolos 16 besar Piala Asia 2023 berkat peringkat tiga terbaik, menjadi bukti bahwa tim ini sudah berada di jalur yang tepat. Mereka menambahkan bahwa konsistensi dalam performa, terutama dalam pertahanan dan serangan balik, akan menjadi faktor penentu dalam fase grup.
Dengan jadwal turnamen yang dimulai pada 7 Januari 2027 hingga 5 Februari, semua tim memiliki waktu terbatas untuk mempersiapkan diri. Bagi Timnas Indonesia, tantangan terbesar tidak hanya terletak pada kualitas lawan, melainkan juga pada strategi penempatan grup yang dapat menentukan peluang melaju ke fase gugur. Jika mereka berhasil menempatkan diri dalam grup yang seimbang, peluang untuk mencapai perempat final atau bahkan melampaui itu menjadi lebih realistis.
Secara keseluruhan, prediksi media Vietnam menambah tekanan sekaligus motivasi bagi Timnas Indonesia. Ancaman dari tim‑tim Pot 3 bukan sekadar teori, melainkan sebuah panggilan untuk menunjukkan bahwa Garuda mampu bersaing di panggung Asia. Dengan persiapan matang, dukungan suporter, dan taktik yang tepat, Indonesia memiliki peluang besar untuk menulis babak baru dalam sejarah Piala Asia.




