Timor.id – Alexandra Eala, petenis muda asal Filipina, baru-baru ini menghadapi pertanyaan tentang tekanan yang dia rasakan dalam pertandingan. Eala mengatakan bahwa dia merasa berterima kasih atas dukungan fans, tetapi juga mengakui bahwa tekanan itu ada. Dia menjelaskan bahwa dia ingin memberikan yang terbaik untuk dirinya sendiri, keluarga, dan timnya, sebelum memikirkan tentang tekanan dari fans.
Eala juga berbicara tentang hubungannya dengan Rafael Nadal, petenis legendaris asal Spanyol. Dia mengungkapkan bahwa dia memiliki hubungan yang dekat dengan Nadal dan telah menerima saran dan bimbingan dari dia. Eala bahkan mengatakan bahwa dia telah dilatih oleh Toni Nadal, pelatih Nadal, dan merasa beruntung memiliki kesempatan seperti itu.
Dalam pertandingan terbarunya, Eala berhasil mengalahkan Magdalena Frech di babak pertama Italian Open. Dia akan melawan Wang Xinyu di babak kedua dan berpotensi menghadapi Elena Rybakina di babak ketiga. Eala mengatakan bahwa dia siap untuk pertandingan yang sulit dan berharap dapat memberikan yang terbaik.
Baca Juga:
Menurut Eala, dia merasa bangga dengan kemajuan yang telah dia capai dalam tahun terakhir. Dia mengatakan bahwa dia telah bekerja keras dan berlatih dengan intensif untuk meningkatkan permainannya. Eala juga mengakui bahwa dia masih memiliki banyak hal yang perlu dipelajari dan diperbaiki, tetapi dia siap untuk terus berjuang dan mencapai tujuannya.
Dalam wawancara dengan Tennis Channel, Eala juga membicarakan tentang perbandingannya dengan Joao Fonseca, petenis asal Brasil. Dia mengatakan bahwa dia merasa terhormat dengan perbandingan tersebut, tetapi juga mengakui bahwa dia masih memiliki banyak hal yang perlu dipelajari dari Fonseca.
Secara keseluruhan, Alexandra Eala tampaknya memiliki semangat dan dedikasi yang kuat untuk mencapai tujuannya di dunia tenis. Dengan dukungan dari fans dan bimbingan dari petenis legendaris seperti Rafael Nadal, Eala siap untuk menghadapi tantangan yang sulit dan mencapai kesuksesan.




