Baylor Scheierman dan Keputusan Berani Joe Mazzulla: Catatan Kelam Sejarah NBA di Game 7 Celtics

Author Image

Terbit

4 Mei 2026, 17:56 WIB

Baylor Scheierman dan Keputusan Berani Joe Mazzulla: Catatan Kelam Sejarah NBA di Game 7 Celtics
Baylor Scheierman dan Keputusan Berani Joe Mazzulla: Catatan Kelam Sejarah NBA di Game 7 Celtics

Timor.idBoston Celtics harus menelan kekalahan 109-100 dalam Game 7 melawan Philadelphia 76ers pada Sabtu malam, namun yang paling banyak dibicarakan bukan hanya hasil akhir. Pelatih kepala Joe Mazzulla membuat keputusan tak terduga dengan menurunkan tiga pemain yang belum pernah menjadi starter playoff sebelumnya: Luka Garza, Ron Harper Jr., dan Baylor Scheierman. Langkah itu menimbulkan gelombang kritik setelah ketiga starter tersebut gagal mencetak satu poin sekalipun, mencetak sejarah kelam bagi tim asal Boston.

Keputusan tersebut dipaksa oleh cedera pada bintang utama tim, Jayson Tatum, yang harus keluar setelah mengalami cedera kaki pada Game 6. Alih-alih hanya menggantikan Tatum dengan satu atau dua pemain berpengalaman, Mazzulla menempatkan Garza, forward asal Iowa State yang baru saja bergabung dengan Celtics, Ron Harper Jr., pemain muda yang baru dipromosikan dari tim G-League, serta Baylor Scheierman, bek sayap yang dipanggil dari tim G-League Boston. Ketiganya belum pernah mencetak poin di playoff sebelumnya, tetapi Mazzulla berharap mereka dapat memberikan energi dan pertahanan ekstra.

Namun, harapan itu tidak terwujud. Garza, Harper, dan Baylor Scheierman mencatat statistik 0-of-6 tembakan lapangan secara kolektif dan tidak menyumbang satu poin pun selama 12 menit pertama. Kombinasi ini menjadi catatan pertama dalam sejarah NBA bahwa sebuah tim memiliki tiga starter yang tidak mencetak poin sama sekali dalam satu pertandingan playoff. Kejadian itu menambah tekanan pada Celtics yang langsung tertinggal 17-6 dalam fase awal pertandingan.

Sementara itu, duo veteran Jaylen Brown dan Derrick White yang tetap menjadi starter utama berhasil mengumpulkan total 59 poin, berusaha menutup kekosongan yang ditinggalkan oleh tiga starter baru. Di sisi lain, pemain cadangan seperti Payton Pritchard, Neemias Queta, dan Sam Hauser memperoleh banyak menit bermain, namun tidak mampu mengubah arus permainan secara signifikan. Pada akhirnya, 76ers yang dipimpin oleh Joel Embiid, Tyrese Maxey, dan VJ Edgecombe mencetak 87 poin, mengamankan kemenangan di kandang Celtics.

Para analis mengkritik keputusan Mazzulla sebagai “galaxy brain” yang terlalu berani. Mereka menilai bahwa menurunkan tiga pemain yang belum terbukti di panggung playoff, terutama pada pertandingan penentu, merupakan risiko yang terlalu besar. Beberapa mengusulkan bahwa menambahkan satu atau dua pemain berpengalaman, misalnya Marcus Smart atau Al Horford, akan lebih bijaksana daripada memberi kesempatan kepada Baylor Scheierman yang masih dalam tahap adaptasi.

Meskipun kekalahan ini mencoreng akhir musim, banyak yang menyoroti bahwa Celtics tetap menampilkan performa impresif sepanjang tahun reguler. Tim berhasil menempati posisi teratas di Wilayah Timur dan menunjukkan kedalaman skuad yang cukup kuat. Keberhasilan mereka di awal putaran playoff, termasuk kemenangan 3-1 melawan Miami Heat, menunjukkan potensi besar yang masih dapat dikembangkan.

Ke depan, Celtics harus menilai kembali strategi rotasi pemainnya. Kembalinya Jayson Tatum dalam kondisi prima menjanjikan peran sentral di musim berikutnya, namun pertanyaan tentang peran pemain muda seperti Baylor Scheierman tetap terbuka. Apakah Scheierman akan mendapatkan kesempatan lebih banyak di musim depan atau akan kembali ke peran cadangan? Jawaban atas pertanyaan ini akan sangat menentukan arah pembangunan tim.

Kesimpulannya, keputusan berani Joe Mazzulla dengan menurunkan Baylor Scheierman dan dua rekan rookie-nya dalam Game 7 menciptakan catatan sejarah yang tidak diinginkan. Namun, kegagalan tersebut menjadi pelajaran penting bagi Celtics untuk menyeimbangkan antara inovasi taktik dan kebutuhan akan pengalaman pada momen krusial. Dengan Tatum kembali dan evaluasi menyeluruh terhadap strategi roster, harapan Celtics untuk kembali menjadi kontender kuat di musim mendatang tetap tinggi.

Related Post

Terbaru