Timor.id – Pelatih baru Liverpool, Arne Slot, menegaskan bahwa klub masih menimbang masa depan kiper senior Alisson Becker menjelang bursa transfer musim panas 2026. Pernyataan Slot muncul setelah sejumlah media mengabarkan minat serius Juventus untuk merekrut sang penjaga gawang asal Brasil. Dalam konferensi pers yang diadakan di Anfield pada 26 April, Slot menyampaikan bahwa keputusan apapun yang diambil Liverpool akan selalu berlandaskan kepentingan tim, meski Alisson masih memiliki satu tahun kontrak tersisa.
Alisson, yang bergabung dari AS Roma pada tahun 2018 dengan nilai transfer sekitar £67 juta (sekitar Rp1,5 triliun), telah menjadi tulang punggung lini belakang The Reds. Lebih dari 300 penampilan bersama Liverpool, ia berkontribusi dalam meraih dua gelar Liga Champions, satu gelar Premier League, serta sejumlah trofi domestik lainnya. Namun, cedera hamstring yang kembali menghambatnya belakangan ini menambah keraguan akan peranannya pada akhir musim.
Slot menambahkan, “Kami tidak menutup kemungkinan ada perubahan, tetapi setiap keputusan akan melalui diskusi mendalam dengan manajemen, termasuk direktur olahraga Richard Hughes.” Ia menegaskan bahwa tidak ada tawaran resmi yang masuk ke Liverpool, termasuk dari Juventus, meski klub Italia tersebut dikabarkan telah melakukan pendekatan awal. “Saat ini tidak ada apa‑apa,” ujar Slot, mengutip percakapan internalnya dengan Hughes.
Baca Juga:
Berikut ini rangkuman poin penting terkait situasi Alisson dan potensi transfer:
- Kontrak: Satu tahun lagi, berakhir pada Juni 2027.
- Nilai transfer awal: £67 juta (sekitar Rp1,5 triliun).
- Cedera terkini: Hamstring, diperkirakan kembali fit menjelang akhir Mei.
- Minat klub lain: Juventus (Italia), serta spekulasi tak resmi dari beberapa klub Premier League.
Selain Alisson, Liverpool juga sedang menyiapkan opsi cadangan. Giorgi Mamardashvili, yang sebelumnya direkrut pada bursa 2025, kini juga mengalami cedera, memaksa Slot menurunkan Freddie Woodman sebagai starter dalam laga melawan Crystal Palace pada 25 April. Woodman, yang sebelumnya bermain sebagai kiper ketiga, diharapkan dapat memberikan kestabilan sementara menunggu pemulihan Alisson.
Slot tidak hanya membahas persoalan transfer, tetapi juga mengkritisi tren cedera otot yang semakin sering terjadi di dunia sepak bola modern. Menurutnya, jadwal yang padat serta tekanan kompetitif menjadi faktor utama. “Sepak bola telah berubah; kami harus mengelola beban pemain dengan lebih cermat,” ujarnya.
Dalam konteks kompetisi, Liverpool saat ini berada dalam persaingan ketat untuk mempertahankan posisi di papan atas Premier League dan melanjutkan perjuangan di Liga Champions. Kemenangan atas Everton di Derby Merseyside memberi dorongan moral, namun ketidakpastian di lini belakang tetap menjadi tantangan. Slot harus menyeimbangkan antara memberi kesempatan pada pemain muda dan memastikan kualitas lini pertahanan tidak menurun.
Jika Alisson resmi pindah, Liverpool diperkirakan akan menargetkan kiper dengan profil serupa atau memanfaatkan peluang pasar untuk mendapatkan pemain dengan nilai ekonomis lebih baik. Namun, Slot menekankan bahwa klub tidak akan menjual pemain kunci tanpa adanya alternatif yang memadai.
Secara keseluruhan, situasi Alisson Becker mencerminkan dinamika transfer modern yang melibatkan faktor performa, kondisi fisik, kontrak, serta ambisi klub. Juventus tetap menjadi pihak yang paling menonjol dalam spekulasi, namun keputusan akhir masih berada di tangan manajemen Liverpool yang berupaya menyeimbangkan kepentingan jangka pendek dan visi jangka panjang.




