Dody Hanggodo Lantik 7 Pejabat Eselon I: Reformasi Organisasi PU dan Tekanan pada Integritas ASN

Author Image

Terbit

1 Mei 2026, 23:55 WIB

Dody Hanggodo Lantik 7 Pejabat Eselon I: Reformasi Organisasi PU dan Tekanan pada Integritas ASN
Dody Hanggodo Lantik 7 Pejabat Eselon I: Reformasi Organisasi PU dan Tekanan pada Integritas ASN

Timor.id – Jakarta, 1 Mei 2026 – Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, memimpin upacara pelantikan tujuh pejabat tinggi madya eselon I di Gedung Utama Kementerian PU. Acara yang berlangsung pada Jumat (1/5) ini menandai langkah strategis pemerintah untuk memperkuat struktur organisasi dan meningkatkan akuntabilitas aparatur sipil negara (ASN) dalam pelaksanaan program prioritas nasional.

Pelantikan tersebut tidak sekadar penataan jabatan, melainkan bagian dari upaya membangun statecraft—keterampilan mengelola kebijakan negara secara efektif sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Dody Hanggodo menegaskan pentingnya integritas, kompetensi, dan profesionalisme ASN sebagai tiga fondasi utama yang harus dijaga demi kepercayaan publik.

Berikut ini daftar lengkap pejabat yang dilantik beserta jabatan barunya:

  1. Apri Artoto – Sekretaris Jenderal
  2. Arnold Aristoteles Paplapna Ritiauw – Direktur Jenderal Sumber Daya Air
  3. Bisma Staniarto – Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia
  4. Adenan Rasyid – Kepala Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah
  5. Rachman Arief Dienaputra – Staf Ahli Menteri Bidang Sosial Budaya dan Peran Masyarakat
  6. Indro Pantja Pramodo – Staf Ahli Menteri Bidang Ekonomi dan Investasi
  7. Pantja Dharma Oetojo – Staf Ahli Menteri Bidang Keterpaduan Pembangunan

Dalam sambutannya, Dody Hanggodo menekankan bahwa penataan kembali struktur organisasi Kementerian PU merupakan respons terhadap tantangan implementasi program infrastruktur besar, seperti perbaikan jaringan jalan nasional, pembangunan bendungan, dan pengembangan sistem air bersih. Ia menambahkan, “Kementerian PU diharapkan dapat terus menghadirkan karya yang bermanfaat bagi masyarakat, tidak hanya dari sisi proses, tetapi juga hasil yang dapat dirasakan secara nyata.”

Selain menyoroti pentingnya hasil yang terasa oleh publik, Menteri menegaskan bahwa integritas ASN harus menjadi standar utama. “ASN tidak hanya dituntut kompeten, tetapi juga harus solid, bersih, dan konsisten menjaga kepercayaan publik,” ujarnya. Pernyataan tersebut selaras dengan pesan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan peran penting statecraft dalam tata kelola pemerintahan.

Penguatan organisasi ini juga mencakup upaya memperbaiki tata kelola internal, memperketat mekanisme pengawasan, serta mendorong munculnya talenta-talenta baru yang berkontribusi positif. Dody Hanggodo menambahkan, “Profesionalisme dan integritas harus berjalan beriringan, sehingga mampu menciptakan lingkungan kerja yang sehat, adaptif, dan berorientasi pada hasil.”

Berbagai pihak menilai pelantikan ini sebagai langkah positif. Analis kebijakan publik menilai bahwa penunjukan pejabat dengan latar belakang teknis kuat, seperti Arnold Aristoteles Paplapna Ritiauw yang berpengalaman di bidang sumber daya air, dapat mempercepat penyelesaian proyek-proyek infrastruktur kritis. Sementara itu, pengangkatan Bisma Staniarto sebagai Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia diharapkan meningkatkan kualitas pelatihan dan pengembangan kompetensi ASN di kementerian.

Pejabat yang dicopot sebelumnya, termasuk Sekretaris Jenderal Wida Nurfaida dan Direktur Jenderal Sumber Daya Air Dwi Purwantoro, digantikan oleh pejabat yang dianggap lebih siap menghadapi tantangan terbaru. Perubahan ini mencerminkan dinamika internal kementerian yang berorientasi pada hasil dan akuntabilitas.

Menutup upacara, Dody Hanggodo menyampaikan ucapan selamat kepada para pejabat yang baru dilantik. “Saya mengucapkan selamat bertugas. Semoga amanah ini dapat dijalankan dengan sebaik-baiknya. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan bimbingan dan kekuatan dalam setiap langkah kita,” tuturnya.

Langkah pelantikan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antar unit kerja di Kementerian PU, mempercepat realisasi proyek infrastruktur, dan meningkatkan kepuasan publik terhadap layanan publik. Dengan menekankan nilai integritas dan profesionalisme, Dody Hanggodo berkomitmen menjadikan kementerian sebagai contoh utama reformasi birokrasi di era digital.

Related Post

Terbaru