Timor.id – RCTI kembali menegaskan posisinya sebagai jaringan televisi terdepan dengan menghadirkan rangkaian siaran langsung pertandingan Timnas Indonesia U-17 sekaligus meluncurkan program hiburan baru yang menyoroti kebutuhan emosional penonton. Kedua agenda tersebut dijadwalkan berbarengan pada awal Mei 2026, menandakan strategi sinyal ganda antara olahraga dan drama yang menjadi ciri khas stasiun.
Jadwal lengkap siaran langsung Timnas Indonesia U-17 di Piala Asia U-17 2026 telah dirilis. Semua laga fase grup akan diputar di RCTI mulai tanggal 5 hingga 12 Mei. Sorotan utama adalah pertandingan melawan Qatar U-17 pada Sabtu, 9 Mei 2026 pukul 23.30 WIB, yang akan disiarkan secara live dari King Abdullah Sports City Training Stadium (Pitch A) di Jeddah, Arab Saudi.
Menurut regulasi turnamen, hanya juara dan runner‑up grup yang melaju ke perempat final, sekaligus memperoleh tiket otomatis ke Piala Dunia U‑17 2026. Dengan Qatar dianggap lawan terlemah di Grup B, kemenangan pada laga tersebut menjadi krusial bagi harapan Timnas Indonesia U‑17 untuk mengamankan tempat di panggung dunia. Pelatih Kurniawan Dwi Yulianto menegaskan target PSSI untuk lolos perempat final dan menyiapkan skuad agar tampil maksimal.
Baca Juga:
- 05 Mei 2026 – Indonesia vs China (pukul 19.00 WIB)
- 07 Mei 2026 – Indonesia vs Jepang (pukul 21.00 WIB)
- 09 Mei 2026 – Indonesia vs Qatar (pukul 23.30 WIB) – live di RCTI
- 11 Mei 2026 – Cadangan atau pertandingan persahabatan (pukul 20.00 WIB)
Di luar arena sepakbola, RCTI meluncurkan program variety “Healing Jalur King Nassar” yang dijadwalkan perdana pada 4 Mei 2026. Acara ini ditayangkan setiap Senin hingga Rabu pukul 16.00 WIB, dipandu oleh penyanyi populer King Nassar bersama presenter Andhika Pratama. Konsepnya menggabungkan curhat, musik, dan interaksi ringan untuk membantu penonton mengatasi tekanan hidup sehari‑hari.
King Nassar menjelaskan bahwa acara ini tidak bersifat sesi konseling formal, melainkan ruang santai di mana cerita pribadi dibahas dengan humor. “Kalau serius kan ke psikolog, kalau di kita mah nggak serius, seriusnya ada di Mas Dika, bercandanya ada di aku,” ujar Nassar. Sementara Andhika menambahkan bahwa program ini terinspirasi oleh fenomena “healing” yang tengah viral di media sosial, menawarkan solusi hiburan bagi masyarakat yang merasa terbebani.
Pihak produksi menegaskan bahwa meskipun formatnya berbeda, esensi drama tetap menjadi benang merah RCTI. Adrian Surya, Kepala Departemen Programming Planning & Scheduling, menegaskan bahwa karakter utama stasiun tetap drama, baik di prime time maupun slot lainnya. Produser Christy Kanter menambahkan bahwa program ini lahir dari keresahan publik yang sering menahan masalah sendiri, sehingga hadir sebagai sarana berbagi dan mengembalikan semangat.
Selain program olahraga dan talkshow, RCTI juga terus menayangkan sinetron populer, termasuk episode ke‑24 “Turun Ranjang”. Episode ini mengangkat konflik hukum keluarga, di mana tokoh Albi mengajukan gugatan terhadap Wira untuk membatalkan struktur warisan baru. Alur cerita menampilkan dinamika emosional antara karakter Natha, Zia, dan Naza, menambah variasi drama yang dinikmati pemirsa setia.
Keseluruhan rangkaian konten RCTI pada awal Mei mencerminkan strategi diversifikasi yang menyeimbangkan antara sportivitas nasional dan hiburan emosional. Dengan menyiarkan pertandingan Timnas Indonesia U‑17 secara live, RCTI mendukung ambisi sepakbola muda bangsa, sementara “Healing Jalur King Nassar” serta sinetron “Turun Ranjang” memperkaya pilihan tontonan bagi penonton dari berbagai kalangan. Langkah ini memperkuat posisi RCTI sebagai jaringan yang tidak hanya menyajikan berita dan hiburan, tetapi juga menjadi platform yang mendengarkan dan merespon kebutuhan emosional masyarakat Indonesia.




